Laman

Jumat, 30 Maret 2012

Situs situs Besar Wahabi yang Mengaku Ahlus sunnah wal jama'ah

situs situs besar wahabi yang mengaku ahlus sunnah waljama'ah
assalamu'alaikum.wr.wb.sekedar berbagi info mengenai situs situs faham wahabi yang mengatas namakan islam ahlus sunnah waljama'ah.
postingan ini akan saya update terus,jadi insya allah anda tidak akan ketinggalan info.
adapun daftar situs situs yang berfaham wahabi namun mengatas namakan ahlus sunnah waljama'ah sebagai berikut:
1. hidayatullah.com
2. suara-islam.com
3. arrahmah.com
4. muslim.or.id
5. eramuslim.com
6. pesantrenvirtual.com

situs situs diatas ini adalah situs besar dan sudah ramai pengunjungnya,namun ternyata nara sumber dan pemberi jawaban ditanya jawab situs situs diatas adalah orang orang yang berfaham wahabi.
buat saudara saudara yang ingin menambahkan saya persilahkan.
silahkan berkomentar agar nanti saya bisa menambahkannya di postingan ini.
terima kasih wassalamu'alaikum.wr.wb.
situs situs besar wahabi yang mengaku ahlus sunnah waljama'ah
read more

Bukti FPI wahabi dan bantahannya

masih mengenai FPI TERMASUK WAHABI
saya coba mengunjungi situs resmi FPI dan alhamdulillah saya mendapat postingan bantahan mengenai Tuduhan terhadap FPI bahwa FPI BERALIRAN WAHABI.
berikut ini adalah postingan yang ada disitus resmi FPI:
Sikap FPI Terhadap SYI\'AH Dan WAHABI

Sehubungan dengan bermunculan beragam macam pertanyaan bahkan fitnah dan tuduhan dalam berbagai blog mau pun facebook di dunia maya tentang aqidah FPI, ditambah lagi banyaknya desakan dari berbagai pihak agar FPI menyampaikan sikapnya secara terbuka tentang SYI'AH dan WAHABI. Maka kami redaksi fpi.or.id berinisiatif untuk menukilkan pernyataan Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab, MA, saat DIKLAT Sehari FPI di akhir tahun 2009 yang lalu berkaitan dengan ASASI PEJUANGAN FPI yang terkait asas, aqidah, dan madzhab Organisasi.

FPI adalah organisasi AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR yang berasaskan ISLAM dan ber-aqidahkan AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH serta bermadzhab fiqih SYAFI'I. Jadi, FPI bukan SYI'AH atau pun WAHABI.

SYI'AH

Pandangan FPI terhadap SYI'AH sebagai berikut : FPI membagi Syi'ah dengan semua sektenya menjadi TIGA GOLONGAN ; Pertama, SYI'AH GHULAT yaitu Syi'ah yang menuhankan/menabikan Ali ibn Abi Thalib RA atau meyakini Al-Qur'an sudah di-TAHRIF (dirubah/ditambah/dikurangi), dan sebagainya dari berbagai keyakinan yang sudah menyimpang dari USHULUDDIN yang disepakati semua MADZHAB ISLAM. Syi'ah golongan ini adalah KAFIR dan wajib diperangi.

Kedua, SYI'AH RAFIDHOH yaitu Syi'ah yang tidak berkeyakinan seperti Ghulat, tapi melakukan penghinaan/penistaan/pelecehan secara terbuka baik lisan atau pun tulisan terhadap para Sahabat Nabi SAW seperti Abu Bakar RA dan Umar RA atau terhadap para isteri Nabi SAW seperti 'Aisyah RA dan Hafshah RA. Syi'ah golongan ini SESAT, wajib dilawan dan diluruskan.

Ketiga, SYI'AH MU'TADILAH yaitu Syi'ah yang tidak berkeyakinan Ghulat dan tidak bersikap Rafidhah, mereka hanya mengutamakan Ali RA di atas sahabat yang lain, dan lebih mengedapankan riwayat Ahlul Bait daripada riwayat yang lain, secara ZHOHIR mereka tetap menghormati para sahabat Nabi SAW, sedang BATHIN nya hanya Allah SWT Yang Maha Tahu, hanya saja mereka tidak segan-segan mengajukan kritik terhadap sejumlah sahabat secara ilmiah dan elegan. Syi'ah golongan inilah yang disebut oleh Prof. DR. Muhammad Sa'id Al-Buthi, Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Prof. DR. Wahbah Az-Zuhaili, Mufti Mesir Syeikh Ali Jum'ah dan lainnya, sebagai salah satu Madzhab Islam yang diakui dan mesti dihormati. Syi'ah golongan ketiga ini mesti dihadapi dengan DA'WAH dan DIALOG bukan dimusuhi.

WAHABI

Ada pun Pandangan FPI terhadap WAHABI sebagai berikut : FPI membagi WAHABI dengan semua sektenya juga menjadi TIGA GOLONGAN ; Pertama, WAHABI TAKFIRI yaitu Wahabi yang mengkafirkan semua muslim yang tidak sepaham dengan mereka, juga menghalalkan darah sesama muslim, lalu bersikap MUJASSIM yaitu mensifatkan Allah SWT dengan sifat-sifat makhluq, dan sebagainya dari berbagai keyakinan yang sudah menyimpang dari USHULUDDIN yang disepakati semua MADZHAB ISLAM. Wahabi golongan ini KAFIR dan wajib diperangi.

Kedua, WAHABI KHAWARIJ yaitu yang tidak berkeyakinan seperti Takfiri, tapi melakukan penghinaan/penistaan/pelecehan secara terbuka baik lisan mau pun tulisan terhadap para Ahlul Bait Nabi SAW seperti Ali RA, Fathimah RA, Al-Hasan RA dan Al-Husein RA mau pun 'Itrah/Dzuriyahnya. Wahabi golongan ini SESAT sehingga mesti dilawan dan diluruskan.

Ketiga, WAHABI MU'TADIL yaitu mereka yang tidak berkeyakinan Takfiri dan tidak bersikap Khawarij, maka mereka termasuk MADZHAB ISLAM yang wajib dihormati dan dihargai serta disikapi dengan DA'WAH dan DIALOG dalam suasana persaudaraan Islam.

Dengan demikian, FPI sangat MENGHARGAI PERBEDAAN, tapi FPI sangat MENENTANG PENYIMPANGAN. Oleh karena itu semua, FPI menyerukan kepada segenap Umat Islam agar menghentikan/membubarkan semua majelis/mimbar mana saja yang secara terbuka melecehkan/menghina/menistakan Ahlul Bait dan Shahabat Nabi SAW atau menyebarluaskan berbagai KESESATAN atau melakukan PENODAAN terhadap agama, lalu menyeret para pelakunya ke dalam proses hukum dengan tuntutan PENISTAAN AGAMA.

tapi ini jawaban dari FPI sendiri,benar tidaknya saya juga tidak tahu.
lain lagi yang saya baca disitus resmi NU disana ada pertanyaan pengunjung website NU yang menyatakan FPI membubarkan tahlilan.
komentarnya sebagai berikut:
apkh FPI termasuk wahabi?? ( rama ) Pada 26/03/2009 17:03 Menulis:
apakah FPI adlh termsk WAHABI? klo bkn gol wahabi knp mrk melarang pelaksanaan Maulid Nabi di Baladewa, tanah tinggi,jakpus. Hingga akhirnya terlibat bentrok dg warga kampung serta merusak baliho?
anda bisa lihat langsung melalui url ini:
http://www.nu.or.id/page/id/guestbook_list/224/224/guestbook.html.html
untuk kebenarannya silahkan anda selidiki lebih lanjut,karna untuk sementara hanya ini yang saya ketahui.
terima kasih sudah berkunjung.
read more

FPI TERMASUK WAHABI

masih seputar kabar,namun kali ini bukan mengenai said aqil tapi mengenai FPI yang katanya termasuk wahabi atau berfaham wahabi.
saya juga beberapa kali membaca postingan salah satu blogger "sayangnya saya lupa URLnya mungkin anda bisa cari di google dengan kata kunci FPI TERMASUK WAHABI atau bisa menggunakan kata kunci yang hampir sama dengan yang saya sebut" bahwasanya FPI TERMASUK WAHABI.
di situs lain saya juga pernah membaca bantahan kalau FPI tidak termasuk wahabi.
selain dari kabar ini saya juga pernah membaca postingan yang menyatakan kalau hizbut tahrir juga wahabi.
dilain situs saya juga membaca bahwasanya wahabi bukan hanya memperalat FPI dan HIZBUT TAHRIR tapi juga memperalat PKS.
untuk saat ini saya masih dalam usaha dalam mencari tahu pertanyaan pertanyaan diatas,namun alangkah baiknya kalau seandainya ada diantara saudara yang bisa berbagi info mengenai hal diatas.
jadi..saya persilahkan anda berkomentar.
baca kelanjutan artikel ini di bukti FPI wahabi dan bantahannya
read more

Said Aqil Membela Syi'ah

Said Aqil Membela Syi'ah
tak lama ini saya berkunjung ke situs hidayatullah,lagi lagi saya menemukan postingan mengenai ketua NU said aqil yang dikabarkan beraliran syi'ah karna mendukung syi'ah dengan menyatakan syi'ah tidak sesat.
mengenai hal ini anda bisa baca postingan saya benarkah Said Aqil Siradj syi'ah
sedangkan kabar yang ditulis website hidayatullah seperti dibawah ini:

Hidayatullah.com—Sebuah lembaga peneliti masalah Syiah di Indonesia, Albayyinat, melalui Ketua bidang Organisasi Albayyinat, Habib Achmad Zein Alkaf, sangat terkejut dengan komentar Ketua Umum PBNU, Said Agil Siraj ketika menanggapi keterangan Menteri Agama berkaitan dengan aliran Syiah yang dinilai banyak ulama sebagai sesat.
Dalam rilis pers yang dikirim ke redaksihidayatullah.com, ia sangat menyayangkan Said Aqil, yang dinilai membela Syiah, ketika umat Islam --terutama warga Nahdhiyyin—justru sedang bangun menghadapi Syiah.

“Saya atas nama pribadi, sebagai warga Nahdhiyyin takut kalau ini dapat memicu ketidak percayaan umat terhadap pemimpinnya yang dinilai sudah jauh menyimpang dari apa yang sudah digariskan oleh pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari,” demikian pernyataannya yang dikirim ke redaksihidayatullah.com, Jumat (27/01/2012).

Zein Alkaf juga mengatakan, sebelum ini rombongan beberapa ulama Jawa Timur telah mendatanginya di kantor PBNU dengan membawa sejumlah bukti dan fakta kesesatan Syiah. Tapi entah, pihak Said Aqil justru tidak hadir. Padahal menurutnya, acara tersebut telah dijadwalkan sebelumnya.

“Terbukti ketika Ulama Jatim ke PBNU membawa “Fatwa MUI Jatim bahwa Syiah sesat”, dia tidak berani menemui para ulama, padahal acara tersebut sudah dijadwalkan sebelumnya, dan terbukti semua pengurus PBNU hadir,” demikian tulisnya lagi.

Lebih jauh, menanggapi pernyataan Ketua Umum PBNU itu di website Tempo yang mengatakan ulama Sunni seperti Ibnu Hazm menilai Syiah itu Islam, Zein menilai Saiq Aqil telah berbohong. Karenanya, melalui Yayasannya Al Bayyinat, ia mendukung Menteri Agama (Menag) Suryadarma dan bersedia berdialog dengan pihak Aqil guna membahas kesesatan Syiah.

“Kami Albayyinat siap berdialog dengan Said agil Siraj mengenai kesesatan Syiah. Dan dia telah berdusta atas nama Ibnu Khazm dan para ulama di Timur tengah.

“Harapan kami semoga komentar ini sampai ke Menteri Agama dan Said Agil yang sudah berkali-kali kami himbau." tambahnya.

Sebelumnya, seperti dikutip website Tempo hari Jumat (27/01/2012), Said Aqil sempat mengatakan ajaran Syiah tidak sesat dan termasuk Islam seperti halnya Sunni.

Seperti dikutip media tersebut Said mencontohkan di Universitas Islam mana pun Syiah tidak dianggap sesat, termasuk di almamaternya, Universitas Umm Al Quro di Arab Saudi. Ia juga sempat mengatakan ulama Sunni seperti Ibnu Khazm menilai Syiah itu Islam.
sumber: hidayatullah com

menanggapi kabar seperti ini memang kita tidak boleh cepat percaya,namun kok rasanya aneh ya kalau tudingan tudingan seperti ini tidak segera diluruskan oleh NU khususnya oleh k said aqil sendiri.
mungkin ada diantara para nahdliyin ada yang bisa menjelaskan hal ini?
tolong tinggalkan komentar anda.
NB
saya dengar dari sebagian blogger sunni dalam salah situs,bahwa hidayatullah.com beraliran wahabi.
kalau hal itu benar,maka sudah seharusnya kita dan para warga nahdliyin tidak mempercayai kabar berita yang ada disana.
apalagi mengenai NU "kabar buruk tentang NU"
penghalang terkuat tersebarnya faham wahabi adalah NU,kalau NU bisa dirusak oleh wahabi maka faham faham sesat wahabi akan gampang menyebar dikalangan masyarakat umum.
namun walaupun begitu,kita tidak boleh menutup mata dan berpangku tangan menanggapi kabar kabar buruk mengenai said aqil.
buat para pembaca saya mohon masukannya dan pencerahannya.
terima kasih sudah membaca postingan ini dan terima kasih banyak atas perhatiannya.
read more

Rabu, 28 Maret 2012

wahabi berfatwa untuk menghancurkan gereja



RIMANEWS - Dewan Ahlul Bait Sedunia mengutuk fatwa terbaru yang dikeluarkan oleh pejabat keagamaan Arab Saudi, yang menyerukan penghancuran semua gereja di Semenanjung Arab.

Fatwa terakhir Mufti Agung Sheikh Abdulaziz bin Abdullah dikeluarkan sebagai respon terhadap keputusan parlemen Kuwait pekan lalu, yang melarang pembangunan gereja-gereja baru di negara itu.

"Mengingat negara Teluk Persia kecil dan merupakan bagian dari Semenanjung Arab, maka perlu untuk menghancurkan semua gereja-gereja di wilayah itu," kata Sheikh Abdulaziz seperti dilaporkan media Arab.

Dewan Ahlul Bait Sedunia dalam sebuah pernyataan pada Selasa (27/3) mengatakan, "Pertama-tama, Mufti Wahabi tidak mewakili Islam. Dunia harus tahu bahwa agama yang sekarang sedang dipublikasikan di Arab Saudi, bukan Islam yang sesungguhnya."

Pernyataan itu menambahkan bahwa isi fatwa baru tersebut bertentangan dengan perintah Allah Swt serta sunnah Nabi Muhammad Saw dan keturunannya. Oleh karena itu, ditolak tidak hanya oleh komunitas Syiah, tetapi juga oleh Muslim Sunni.

Dewan Itu mencatat bahwa sepanjang sejarahnya, Islam telah hidup berdampingan dengan umat Kristen dan Yahudi dan fatwa seperti itu tidak pernah dikeluarkan oleh Rasul Saw, keturunannya, dan khalifah Islam selanjutnya.

"Selain Rasul Saw, keturunannya, dan para sahabat, juga tidak ada ulama yang pernah mengeluarkan fatwa seperti itu selama 1.400 tahun terakhir," tambahnya.

"Karena itu, Mufti Agung Wahabi telah mengeluarkan fatwa di luar kerangka yurisprudensi Islam dan belum pernah dikeluarkan oleh pusat-pusat ilmiah besar umat Islam," tegas pernyataan itu.

Menurut Dewan Ahlul Bait Sedunia, fatwa tersebut juga merupakan intervensi terang-terangan dalam urusan internal negara-negara Muslim lainnya, karena Mufti Saudi mengeluarkan fatwa tidak hanya terbatas untuk wilayah Saudi, tapi sudah termasuk Semenanjung Arab secara keseluruhan.

Dewan Ahlul Bait Sedunia juga mengecam sikap bungkam para cendekiawan Muslim dalam menanggapi fatwa yang merusak citra Islam itu.

"Bukankah ulama dari berbagai mazhab di Mesir, Irak, Tunisia, Suriah, Lebanon, Yaman, Jazirah Arab dan belahan dunia lain, seharusnya mereaksi fatwa yang memberikan gambaran tidak benar mengenai Islam di dunia?" tanyanya.

Di akhir pernyataannya, Dewan Ahlul Bait Sedunia mengkritik organisasi internasional hak asasi manusia serta pemerintah Barat dan Kristen atas dukungan mereka terhadap radikalisme kelompok Wahabi.
read more